Perkuat Jajaran Sekretariat KPU Provinsi Bengkulu, 19 Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilu Ambil Sumpah Jabatan
Bengkulu, Bengkulu.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji ribuan Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilihan Umum tahun 2026. Agenda besar ini diikuti secara serentak oleh jajaran Sekretariat Jenderal KPU, KPU Provinsi/KIP Aceh, hingga KPU/KIP Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia pada Kamis (22/1/2026). Di Bengkulu sendiri, prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Demokrasi KPU Provinsi Bengkulu. Sebanyak 19 orang pegawai KPU Provinsi Bengkulu resmi menyandang status jabatan fungsional baru, bergabung dengan total 2.519 pejabat yang dilantik secara nasional oleh Sekretaris Jenderal KPU RI, Bernad Dermawan Sutrisno. Acara yang digelar secara hybrid ini disaksikan langsung oleh Sekretaris KPU Provinsi Bengkulu, Kemas Mohammad Ajir, bersama jajaran Pejabat Eselon III, Eselon IV, dan Pejabat fungsional di lingkungan KPU Provinsi Bengkulu. Pesan Sekjen KPU : Profesionalitas Tanpa Batas Dalam sambutannya, Sekjen KPU Bernad Dermawan Sutrisno menekankan bahwa perubahan status jabatan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah amanah besar. "Status baru yang saudara emban merupakan tanggung jawab tersendiri. Saya berharap saudara mampu meningkatkan effort kerja yang lebih profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Perlu diingat bahwa perubahan ini tidak disertai perpindahan lokus tugas, namun merupakan perubahan status jabatan. Tetaplah jaga komitmen, loyalitas, serta kualitas kinerja dalam mendukung fungsi organisasi," tegas Bernad. Ketua KPU : Jaga Integritas dan Semangat Baru Senada dengan Sekjen, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin memberikan arahan strategis bagi para pejabat yang baru dilantik. Ia berharap momentum ini menjadi pemicu semangat baru dalam birokrasi KPU. "Saya berharap seluruh pegawai semakin bersemangat dan mampu menunjukkan kinerja yang lebih baik dari waktu ke waktu. Perubahan status ini adalah awal yang baik. Kami sebagai pimpinan memberikan dukungan penuh dan mendorong adanya kerja sama, koordinasi, serta komunikasi yang efektif antarpegawai. Tetaplah menjunjung tinggi nilai integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam setiap langkah tugas," ujar Afifuddin. Pelantikan ini menjadi langkah krusial bagi KPU dalam memperkuat struktur organisasi melalui jalur fungsional, guna memastikan pelaksanaan tahapan demokrasi di Indonesia berjalan lebih efektif dan akuntabel. (humas kpu firman/foto: surya) ....
Perkuat Kualitas SDM Penyelenggara, KPU Provinsi Bengkulu Sambut Roadshow S2 Ilmu Politik Universitas Andalas
Bengkulu, Bengkulu.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu menerima kunjungan strategis dari Tim Roadshow Program Studi S2 Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand) Padang, pada Kamis (15/1/2026). Pertemuan yang berlangsung di Aula Demokrasi KPU Provinsi Bengkulu ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) penyelenggara pemilu melalui jalur akademik. Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri secara luring oleh jajaran Sekretariat KPU Provinsi Bengkulu, serta diikuti secara daring oleh Sekretariat KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu. Komitmen Tingkatkan Kualitas SDM Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Rusman Sudarsono, menyambut langsung kehadiran tim didampingi Anggota KPU Provinsi Bengkulu Dodi Hendra Supiarso, Emex Verzoni, Sarjan Efendi, serta Sekretaris KPU Provinsi Kemas Mohammad Ajir. Dalam sambutannya, Rusman Sudarsono menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan tim dari salah satu universitas terbaik di Sumatera tersebut. "Kami menyambut dengan sangat antusias rekan-rekan akademisi dari Universitas Andalas. Bagi kami, ilmu pengetahuan itu tiada habisnya. Peningkatan kapasitas dan kualitas SDM melalui pendidikan formal adalah kewajiban jika kita ingin mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang semakin berkualitas. Kami sangat merespon positif peluang bagi pimpinan maupun jajaran sekretariat di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk melanjutkan studi S2 di program ini," ujar Rusman. Tak hanya soal akademik, Rusman juga sempat memperkenalkan kekayaan lokal Bengkulu kepada tim tamu. "Sembari menjalankan misi akademik, kami harap tim roadshow dapat menikmati wisata sejarah dan kuliner dusun yang ada di Bengkulu. Jangan sampai terlewat untuk berburu kuliner autentik kami sebelum kembali ke Padang," tambahnya. Kolaborasi Strategis Konsorsium Tata Kelola Pemilu Ketua Tim Roadshow Program Studi S2 Ilmu Politik Unand sekaligus Wakil Dekan I FISIP Unand, Dr. Tengku Rika Valentina, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempromosikan program pascasarjana yang spesifik. "Program Studi S2 Ilmu Politik FISIP Unand merupakan bagian dari Konsorsium Tata Kelola Pemilu di Indonesia. Ini adalah kolaborasi jangka panjang bersama KPU Republik Indonesia yang telah terjalin sejak tahun 2012 untuk mencetak penyelenggara pemilu yang profesional. Kami sangat berterima kasih kepada KPU Provinsi Bengkulu yang telah memfasilitasi pertemuan ini sebagai salah satu titik pemberhentian utama kami dalam rangkaian roadshow di Sumatera," ungkap Dr. Tengku Rika. Ia juga menekankan bahwa Unand tergabung dalam jaringan universitas elite bersama UGM, UI, Unpad, dan lainnya dalam menerbitkan jurnal ilmiah Electoral Governance. Pemaparan dan Diskusi Interaktif Sesi inti acara diisi dengan presentasi mendalam mengenai kurikulum dan mekanisme pendaftaran yang disampaikan oleh Dr. Irawati. Selain Dr. Irawati, tim Unand juga diperkuat oleh pakar politik ternama seperti Prof. Asrinaldi, Dr. Zulfadli, Mhd Fajri, dan Dewi Anggraini. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab, di mana banyak jajaran sekretariat menggali informasi mengenai beasiswa dan relevansi mata kuliah dengan tantangan teknis penyelenggaraan pemilu di lapangan. Acara diakhiri dengan prosesi pertukaran cinderamata antara Ketua KPU Provinsi Bengkulu dan Ketua Tim Roadshow Unand sebagai simbol sinergi antara lembaga penyelenggara dan institusi pendidikan, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. (humas kpu firman/foto: surya/dimas) ....
Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, Jurusan Ilmu Komunikasi UNIB Gandeng KPU Provinsi Bengkulu dalam Kolaborasi Strategis
Bengkulu, Bengkulu.kpu.go.id – Dalam upaya pengembangan institusi dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu (UNIB) melakukan audiensi strategis ke Kantor KPU Provinsi Bengkulu. Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kolaborasi yang lebih formal dan mendalam di bidang kepemiluan dan komunikasi publik. Rombongan Jurusan Ilmu Komunikasi dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan, Dr. Rasianna Br. Saragih, S.Sos., M.Si. Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran Anggota KPU Provinsi Bengkulu, di antaranya Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Dodi Hendra Supiarso, serta anggota KPU lainnya yakni Alpin Samsen, Emex Verzoni, dan Sarjan Efendi, beserta jajaran sekretariat. Sinergi Akademisi dan Penyelenggara Pemilu Dalam penyampaiannya, Dr. Rasianna Br. Saragih menekankan bahwa langkah ini adalah bentuk nyata transformasi pendidikan tinggi untuk lebih dekat dengan realitas di lapangan. "Tujuan utama kehadiran kami adalah untuk menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas dan terstruktur antara Jurusan Ilmu Komunikasi dengan KPU Provinsi Bengkulu. Kami berharap audiensi ini menjadi awal bagi terciptanya kolaborasi yang saling menguatkan, terutama dalam mendukung program pendidikan mahasiswa yang relevan dengan dinamika kepemiluan saat ini," ujar Dr. Rasianna. Menanggapi hal tersebut, Dodi Hendra Supiarso menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang diambil oleh pihak akademisi. "Selamat datang kepada tim dari Jurusan Ilmu Komunikasi UNIB. Kami menyambut sangat baik niat mulia audiensi ini. KPU Provinsi Bengkulu pada prinsipnya sangat terbuka dan mendukung penuh rencana kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya bersama mencerdaskan pemilih," ungkap Dodi. Dari Magang Menuju Perjanjian Tertulis Selama ini, hubungan kedua lembaga telah terjalin melalui program magang mahasiswa tahunan. Namun, dalam audiensi tersebut, pihak UNIB mengusulkan agar kerja sama ini ditingkatkan melalui dokumen formal atau Perjanjian Kerja Sama (PKS). Hal ini didasari oleh Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani Rektor UNIB dan KPU RI sejak tahun 2023. Beberapa poin kolaborasi yang direncanakan meliputi : Implementasi Kelas Praktisi : Melibatkan anggota KPU sebagai pengajar tamu. Produksi Konten : Kolaborasi podcast antara kanal Ilmu Komunikasi dan KPU Provinsi Bengkulu. Riset Bersama : Penelitian mendalam di bidang komunikasi politik dan kepemiluan. Edukasi Pemilih : Program penyuluhan dan peningkatan partisipasi masyarakat. Emex Verzoni, Anggota KPU Provinsi Bengkulu, menegaskan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti rencana ini secara konkret. "Kami memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rancangan kerja sama yang diusulkan. Harapannya, tindak lanjut dari audiensi ini segera terwujud dalam bentuk aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi kedua institusi, terutama dalam penguatan data dan informasi kepemiluan," jelas Emex. Senada dengan itu, Sarjan Efendi menambahkan bahwa momentum ini sangat tepat mengingat tahapan pemilu/pilkada yang terus berjalan. "Kami sangat mendukung sinergi ini, terutama agar dalam setiap proses tahapan pemilu atau pilkada, kerja sama dengan insan akademisi dapat terjalin dengan baik guna memastikan penyebaran informasi yang akurat kepada masyarakat," tuturnya. Pertemuan tersebut diakhiri dengan rencana penandatanganan Perjanjian Kerjasama yang akan dilaksanakan secara kolektif di Universitas Bengkulu bersama instansi lainnya, ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi yang harmonis. (humas kpu firman/foto: surya) ....
Pertahankan Prestasi! KPU Provinsi Bengkulu Kembali Sabet Predikat Badan Publik Informatif 2025
Bengkulu, Bengkulu.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu membuktikan komitmennya dalam transparansi publik dengan kembali meraih predikat tertinggi sebagai Badan Publik Informatif pada tahun 2025. Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Bengkulu yang berlangsung khidmat di Gedung Pola Pemerintah Provinsi Bengkulu, Selasa (23/12/2025). Penghargaan ini merupakan hasil dari proses Monitoring dan Evaluasi (Monev) ketat yang dilakukan oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) Bengkulu sepanjang tahun 2025. KPU Provinsi Bengkulu dinilai sukses memenuhi standar tinggi keterbukaan informasi dalam kategori Badan Publik Lembaga Negara dan Lembaga Pemerintahan Non-Kementerian. Hadir langsung menerima penghargaan tersebut, Anggota KPU Provinsi Bengkulu, Sarjan Efendi dan Emex Verzoni. Keberhasilan ini menandai konsistensi KPU dalam menjaga kepercayaan masyarakat melalui akses informasi yang mudah dan akuntabel. Wujud Transparansi untuk Demokrasi Dalam kesempatan tersebut, Sarjan Efendi mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian yang berhasil dipertahankan oleh KPU Provinsi Bengkulu. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kembali meraih predikat Informatif di tahun ini. Penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata bahwa keterbukaan informasi telah menjadi napas dalam setiap kerja penyelenggaraan pemilu di Bengkulu. Kami percaya, informasi yang terbuka adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan publik dan kualitas demokrasi yang lebih baik," ujar Sarjan Efendi. Kekompakan Tim dan Semangat Melayani Senada dengan hal tersebut, Emex Verzoni menekankan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan soliditas seluruh jajaran di KPU Provinsi Bengkulu. "Predikat ini adalah hasil dari kekompakan luar biasa tim kami selama proses monitoring dan evaluasi oleh KIP Bengkulu. Ini menjadi suntikan motivasi bagi kami semua untuk tidak cepat puas. Sesuai dengan semangat 'KPU Melayani', kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi kedepannya dan menjaga tradisi juara ini agar tetap melekat pada KPU Provinsi Bengkulu," tegas Emex Verzoni dengan penuh semangat. Anugerah Keterbukaan Informasi Publik ini menjadi momentum penting bagi seluruh Badan Publik di Provinsi Bengkulu untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan informasi yang cepat, tepat, dan transparan kepada seluruh lapisan masyarakat. (humas kpu firman/foto: surya) ....
KPU Provinsi Bengkulu Peringati Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025 : Momentum Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045
Bengkulu, Bengkulu.kpu.go.id – Jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu menggelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 tahun 2025 dengan khidmat. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor KPU Provinsi Bengkulu pada Senin pagi (22/12/2025) ini menjadi bentuk penghormatan atas peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Anggota KPU Provinsi Bengkulu Alpin Samsen, dengan komandan upacara dipimpin oleh Kabag Keuangan Umum dan Logistik, Sudirman. Upacara ini diikuti oleh Sekretaris KPU Provinsi Bengkulu Kemas Mohammad Ajir, Pejabat Fungsional, Eselon III, Eselon IV, serta seluruh staf ASN di lingkungan KPU Provinsi Bengkulu. Tahun ini, Peringatan Hari Ibu mengusung tema sentral "Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045". Dalam amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang dibacakan oleh Alpin Samsen, ditegaskan bahwa Hari Ibu di Indonesia memiliki makna yang jauh lebih mendalam daripada sekadar perayaan Mother’s Day. Momentum ini adalah bentuk apresiasi atas perjuangan perempuan dalam merebut dan mengisi kemerdekaan. "Perempuan bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan motor utama perubahan. Dari sektor UMKM hingga teknologi, perempuan Indonesia adalah wajah ketangguhan bangsa yang memastikan keberlangsungan generasi," ujar Alpin saat membacakan intisari amanat tersebut. Lebih lanjut, ditegaskan bahwa penguatan kerangka hukum seperti Undang-Undangan Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan kebijakan pengarusutamaan gender merupakan langkah nyata pemerintah untuk memastikan perempuan memiliki kesempatan setara, bebas dari diskriminasi, dan mampu berkarya sesuai potensi terbaiknya demi mewujudkan fondasi Indonesia Emas 2045. Sejarah dan Relevansi : Perempuan sebagai Pilar Demokrasi Peringatan Hari Ibu yang dirayakan setiap 22 Desember tidak terlepas dari peristiwa bersejarah Kongres Perempuan Indonesia Pertama pada tahun 1928 di Yogyakarta. Momentum tersebut menjadi tonggak lahirnya persatuan gerakan perempuan nasional yang awalnya bertujuan memperjuangkan hak-hak perempuan dan kemerdekaan bangsa. Melalui keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959, tanggal ini resmi ditetapkan sebagai Hari Nasional untuk mengenang semangat "Ibu Bangsa" yang bertanggung jawab mendidik generasi baru dengan kesadaran kebangsaan yang tinggi. Dalam konteks tugas KPU, semangat juang dari sejarah Hari Ibu ini menjadi inspirasi dalam membangun demokrasi yang inklusif. KPU Provinsi Bengkulu memandang peran perempuan sebagai elemen krusial baik sebagai penyelenggara, peserta, maupun pemilih yang memastikan nilai-nilai keadilan dan kesetaraan tetap terjaga dalam setiap tahapan pemilu. Sebagaimana para pejuang perempuan tahun 1928 yang menyatukan bangsa, keterlibatan aktif perempuan di KPU diharapkan menjadi penggerak kecerdasan politik dan penjaga integritas demokrasi demi masa depan Indonesia yang lebih cerah. (humas kpu firman/foto: sarah) ....
KPU Provinsi Bengkulu Tetapkan 1.554.633 Pemilih Aktif dalam Pleno PDPB Semester II Tahun 2025
Bengkulu, Bengkulu.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu hari ini melaksanakan tahapan akhir dari rangkaian Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) 2025 dengan menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Semester Kedua Tingkat Provinsi Bengkulu, Kamis, (11/12/2025). Pleno ini merupakan tindak lanjut langsung dari Rapat Koordinasi dan Validasi data yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten/Kota kemarin, Rabu, (10/12/2025) menegaskan komitmen KPU pada prinsip transparansi dan akuntabilitas data. Bertempat di Aula Demokrasi KPU Provinsi Bengkulu, acara ini digelar secara hybrid (luring dan daring), melibatkan seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu serta para pemangku kepentingan utama. 1,5 Juta Pemilih Ditetapkan dengan Data Mutakhir Rapat Pleno dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Rusman Sudarsono, didampingi oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Alpin Samsen, selaku pimpinan Rapat Pleno. Turut hadir Anggota KPU Provinsi Bengkulu Dodi Hendra Supiarso, Emex Verzoni, dan Sarjan Efendi. Dalam sambutannya, Rusman Sudarsono menekankan dinamika data pemilih yang tinggi sehingga PDPB menjadi sangat penting. "PDPB ini krusial untuk memastikan akurasi dan validitas data pemilih kita. Kami fokus pada pemilih yang telah meninggal dunia, perubahan atau alih status, perpindahan domisili, serta identifikasi data ganda dan tidak padan," jelas Rusman Sudarsono. Berdasarkan hasil rekapitulasi yang disahkan dalam forum terbuka tersebut, KPU Provinsi Bengkulu menetapkan jumlah total pemilih sebanyak 1.554.633 orang. Rincian data menunjukkan bahwa jumlah pemilih laki-laki mencapai 785.157 orang, sementara jumlah pemilih perempuan tercatat sebanyak 769.476 orang. Data mutakhir ini tersebar di 10 kabupaten/kota, mencakup 129 kecamatan, dan 1.513 desa/kelurahan di seluruh Provinsi Bengkulu. Dihadiri Multistakeholder Komitmen transparansi KPU diwujudkan dengan mengundang berbagai instansi dan pemangku kepentingan dalam Pleno. Hadir perwakilan dari Polda Bengkulu, Kejati Bengkulu, Korem 041/Garuda Emas Bengkulu, Bawaslu Provinsi Bengkulu, Kanwil Kemenag, Komisi Informasi Provinsi Bengkulu, Dinas Dukcapil, Kesbangpol, Dinas Dikbud, hingga DPD/DPW Partai Politik se-Provinsi Bengkulu. Rapat Pleno Rekapitulasi PDPB Semester Kedua Tahun 2025 berjalan lancar. Di penghujung acara, Ketua KPU Provinsi Bengkulu secara resmi menyerahkan salinan hasil rapat yang ditetapkan melalui Berita Acara Nomor: 100/TIK.04-BA/17/3/2025. Hasil ini menjadi pijakan data pemilih KPU Bengkulu untuk periode semester berikutnya. (humas kpu firman/foto: meaghito) ....