Home » BERITA KPU BENGKULU » KPU-DPW LAI BPAN Provinsi Bengkulu Sosialisasi di Daerah Partisipasi Pemilih Terendah, Rawan Bencana dan Potensi Rawan Konflik

KPU-DPW LAI BPAN Provinsi Bengkulu Sosialisasi di Daerah Partisipasi Pemilih Terendah, Rawan Bencana dan Potensi Rawan Konflik

Pada Rabu (2/12) siang KPU Provinsi Bengkulu bekerjasama dengan Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Provinsi Bengkulu menggelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu Tahun 2020 di Daerah Partisipasi Pemilih Terendah, Rawan Bencana dan Potensi Rawan Konflik dengan Tema “Sukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu 9 Desember 2020 di Provinsi Bengkulu yang aman dan damai” di Lapangan Kantor Camat Singaran Pati Kota Bengkulu. Sosialisasi ini dihadiri Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua RT dan Masyarakat. Sosialisasi dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Camat Singaran Pati Syaiful Anwar dan dibuka langsung oleh Ketua DPW LAI Badan Penelitian Aset Negara Provinsi Bengkulu Heri Ifzan. Sosialisasi yang dimoderatori Kabag Hukum Teknis dan Hupmas KPU Provinsi Bengkulu ini menghadirkan 2 (dua) orang narasumber, yaitu Anggota KPU Provinsi Bengkulu Darlinsyah dan Polda Bengkulu Kompol Milian Aziz. Dalam materinya Darlinsyah menyampaikan materi mengenai pemilihan serentak tahun 2020 di tengah pandemi covid-19 pemilih untuk menggunakan hak suaranya jadilah pemilih yang cerdas agar mendapatkan pemimpin yang amanah dan berkualitas untuk memajukan daerah provinsi Bengkulu 5 tahun ke depan. Darlinsyah menambahkan bahwa pemilihan serentak tahun ini berbeda dengan pemilihan sebelumnya dikarenakan pandemi covid-19 yang melanda di seluruh Indonesia bahkan dunia, untuk itu demi menjaga kesehatan dan keselamatan penyelenggara maupun pemilih dalam pemilihan wajib menerapkan protokol kesehatan dengan memperkenalkan 12 hal baru di TPS untuk memastikan keselamatan dan kesehatan pemilih sebelum dan setelah menggunakan hak suaranya, yaitu jumlah maksimal pemilih di TPS sebanyak 500 orang, tidak bersalaman, menggunakan masker, sarung tangan pelindung wajah, tempat cuci tangan, cek suhu tubuh, dilarang berdekatan, pengaturan kedatangan, KPPS sehat setelah di rafid test, dan menggunakan tinta tetes. Terakhir Darlinsyah mengajak dan berharap kepada seluruh peserta yang hadir untuk menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat terutama lingkungan keluarga untuk tidak takut dan jangan ragu datang ke TPS Pada Rabu 9 Desember 2020. Sementara itu, Milian Aziz menjelaskan isu-isu potensi kerawanan dalam pemilihan serentak tahun 2020, ia mengajak seluruh peserta yang hadir menggunakan hak suaranya dengan tetap selalu menjaga keamanan dan ketertiban sehingga tercipta pemilihan yang aman damai serta kondusif. pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu Tahun 2020. Selain itu, Milian Aziz menambahkan agar peserta yang hadir untuk mensosialisasikan informasi pemilihan serentak tahun 2020 ini kepada masyarakat terutama lingkungan keluarga dengan harapan pemilihan sukses, partisipasi pemilih meningkat dan patuhi protokol kesehatan covid-19. Selain itu, sosialisasi juga diisi dengan diskusi tanya jawab dan pembagian doorprize.
DSC_0422 DSC_0318 DSC_0341 DSC_0375 DSC_0394 DSC_0405 DSC_0410 DSC_0291 DSC_0292 DSC_0298 DSC_0305 DSC_0307 DSC_0312 DSC_0315 DSC_0321 DSC_0326 DSC_0332 DSC_0416 DSC_0429 DSC_0433 DSC_0434 DSC_0496 DSC_0500 DSC_0503 DSC_0510 DSC_0515 DSC_0527 DSC_0532 DSC_0555 DSC_0562 DSC_0565 DSC_0574 DSC_0578