Home » BERITA KPU BENGKULU » Rakor Persiapan Pembentukan KPPS Pemilihan Serentak Tahun 2020

Rakor Persiapan Pembentukan KPPS Pemilihan Serentak Tahun 2020

Dalam rangka persiapan pembentukan kelompok Kerja Pemungutan Suara (KPPS) dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun, pada 28-29 September 2020 bertempat di Hotel Mercure Bengkulu, KPU Provinsi Bengkulu menggelar rapat koordinasi persiapan pembentukan KPPS pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Provinsi Bengkulu. Peserta kegiatan yang hadir, yaitu Ketua, Anggota Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Kasubbag Program Data Organisasi dan SDM KPU Kabupaten/Kota Se-Provinsi Bengkulu serta Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Provinsi Bengkulu.

Acara dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra dan didampingi Anggota Darlinsyah, Eko Sugianto, Siti Baroroh dan Emex Verzoni.Dalam arahannya Irwan menyampaikan rakor koordinasi persiapan pembentukan KPPS perlu dilakukan sebagaimana yang diatur dalam PKPU 5 Tahun 2020 agar ada persamaan pemahaman dan persepsi bagi penyelenggara dalam pemilihan serentak tahun 2020.

WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.42.34 WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.42.36 WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.42.37 WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.42.55(1) WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.42.55 WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.43.18(1) WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.43.18 WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.46.17 WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.46.18(1) WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.46.18(2) WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.46.18 WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.46.19(1) WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.46.19 WhatsApp Image 2020-09-30 at 08.46.46(1)

Setelah dibuka acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Koordinator Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Provinsi Bengkulu Darlinsyah. Darlinsyah menjelaskan Berdasarkan PKPU 5 tahun 2020 bahwa pembentukan KPPS dimulai pada tanggal 1 Oktober s.d. 23 November 2020 dengan masa kerja selama 1 bulan, yaitu 24 November s.d. 23 Desember 2020. Darlinsyah menambahkan bagi masyarakat yang ingin menjadi anggota KPPS harus memenuhi syarat sebagai berikut : Warga Negara Indonesia (WNI), Berusia paling rendah 20 tahun dan paling rendah 50 tahun, setia kepada pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan Cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945, mempunyai integritas pribadi yang kuat jujur dan adil, tidak menjadi anggota partai politik, berdomisili dalam wilayah kerja KPPS, mampu secara jasmani, rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, pendidikan paling rendah SMA atau sederajat, tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan penjara 5 (lima) tahun atau lebih, tidak pernah dijatuhi sanksi pemberhentian tetap oleh KPU Kab/Kota atau DKPP, belum pernah menjabat 2 kali dalam jabatan yang sama sebagai anggota KPPS, tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu, dan tidak mempunyai penyakit penyerta. syarat diatas sebagaimana diatur dalam Keputusan KPU Nomor 66/PP.06.4-Kpt/03/KPU/II/2020. Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu Ediansyah Hasan juga menyampaikan materi terkait pengawasan dalam pembentukan KPPS nantinya.

Selain materi, kegiatan rapat koordinasi membuka ruang diskusi antara pemateri dan peserta untuk mendapatkan masukan dan saran dalam persiapan pembentukan KPPS.