Home » BERITA KPU BENGKULU » Bimtek Pelaporan Dana Kampanye Pemilihan Serentak Tahun 2020

Bimtek Pelaporan Dana Kampanye Pemilihan Serentak Tahun 2020

Pada Sabtu (19/9) sore, KPU Provinsi Bengkulu melaksanakan Bimbingan Teknis Pelaporan Dana Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serentak dengan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 bertempat di Grage Hotel Bengkulu. KPU Provinsi Bengkulu mengundang 8 (delapan) KPU Kabupaten yang menyelenggarakan Pemilihan, yaitu Mukomuko, Kepahiang, Seluma, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Bengkulu Selatan dan Kaur yang terdiri dari Anggota Divisi Hukum dan Pengawasan, Kasubbag Hukum dan Operator Sidakam serta 11 (sebelas) Partai Politik Pengusul Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu Tahun 2020. Rangkaian acara diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan Panitia yang disampaikan Oleh Kabag Hukum Teknis dan Hupmas KPU Provinsi Bengkulu Oktan Huzaeiry.

Acara dibuka langsung oleh Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra dan didampingi Anggota Eko Sugianto, Siti Baroroh dan Emex Verzoni serta Plt, Sekretaris Sudirman. Dalam sambutan dan arahannya Irwan menyampaikan bahwa pelaporan dana kampanye ini merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati pada pemilihan serentak tahun 2020. Ada beberapa hal penting yang harus disampaikan dan dipenuhi oleh bakal pasangan calon diantaranya regulasi yang mengatur besaran, sumber dana kampanye, sanksi dan sebagainya.

DSC_0285 DSC_0292 DSC_0295 DSC_0298 DSC_0299 DSC_0303 DSC_0304 DSC_0311 DSC_0314 DSC_0316 DSC_0318 DSC_0322 DSC_0324 DSC_0326 DSC_0330 DSC_0331 DSC_0333 DSC_0336 DSC_0342 DSC_0348 DSC_0361 DSC_0364 DSC_0370 DSC_0712 DSC_0714

Setelah pembukaan acara dilanjutkan dengan penyampaian dan pemaparan materi oleh Anggota KPU Provinsi Bengkulu Eko Sugianto yang membahas tentang Dana Kampanye meliputi Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK), Formulir, Sumber, Bentuk, Jenis dan Waktu penyampaian laporan. Sanksi jika tidak menyampaikan laporan yang diatur dalam PKPU Nomor 5 tahun 2017 Pasal 51 s.d 57 dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Pasal 187 ayat 5-8. Selain itu, Eko juga menambahkan materi mengenai Kebijakan KPU tentang Pedoman Teknis Dana Kampanye.

“Kami berharap agar bakal pasangan calon taat aturan untuk menyampaikan Laporan Dana Kampanye karena jika tidak akan berimbas pada pemberian sanksi berat berupa pembatalan. Untuk itu, kami menginginkan bakal pasangan calon untuk terus menbangun komunikasi dengan KPU Provinsi Bengkulu melalui Helpdesk Dana Kampanye”ungkap Eko.

Pada malam harinya, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dan simulasi aplikasi dana kampanye yang disampaikan oleh Operator Sidakam Hafiz Umar. Hafiz menjelaskan mengenai cara menggunakan aplikasi Sidakam Offline dan Online.