Home » BERITA KPU BENGKULU » Rakor Persiapan Tungsura Pemilu Tahun 2019 Tingkat Provinsi Bengkulu

Rakor Persiapan Tungsura Pemilu Tahun 2019 Tingkat Provinsi Bengkulu

Pada Selasa (26/3) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu tahun 2019 Tingkat Provinsi Bengkulu. Acara ini mengundang peserta dari Bawaslu, Biro Pemerintahan, Kesbangpol, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DukCapil) Provinsi Bengkulu, 16 (enam belas) orang LO Parpol tingkat Provinsi, 11 (sebelas) orang LO Perseorangan calon Anggota DPD RI, dan 2 (dua) orang tim Paslon Presiden dan Wakil Presiden.

WhatsApp Image 2019-03-26 at 16.21.58 WhatsApp Image 2019-03-26 at 16.22.03 WhatsApp Image 2019-03-26 at 16.22.04

Acara dibuka langsung oleh Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra dan didampingi oleh Anggota Eko Sugianto, Siti Baroroh, Darlinsyah, dan Emex Verzoni serta Sekretaris KPU Provinsi Bengkulu Siswanto. Dalam sambutannya Irwan menyampaikan bahwa pemilu serentak 17 April 2019 menyisahkan 22 hari lagi, untuk itu banyak hal yang perlu dilakukan untuk menyukseskan pesta demokrasi 5 tahunan ini.

“Hasil pemilu kita akan diuji pada hari H apakah sukses atau tidak. Karena sejauh ini KPU telah berupaya semaksimal mungkin melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada masyarakat pemilih dan peserta pemilu, konsolidasi internal tingkat penyelenggara pemilu hingga tingkat bawah. Terkait pemungutan penghitungan dan rekapitulasi telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 3,4 dan 5 tahun 2019. Hal-hal yang mengenai substansial akan kita bahas di dalam rakor ini”Ujar Irwan.

Sementara itu, Anggota KPU Provinsi Bengkulu Emex Verzoni menyampaikan bahwa rakor Tungsurakap ini akan membahas hal yang penting dan bersifat substansi. Diantaranya bahwa persiapan dan pemungutan suara akan dilakukan oleh KPPS di TPS dan dimulai pada pukul 07.00-13.00 Wib. Seseuai dengan PKPU Nomor 3 tahun 2019 pasal 30 untuk saksi peserta pemilu baik Parpol, Perseorangan calon Anggota DPD maupun Tim Paslon Presiden dan Wakil Presiden di TPS wajib menyerahkan surat mandat kepada KPPS sebelum dilakukan pemungutan.

WhatsApp Image 2019-03-26 at 16.19.33sfsfs WhatsApp Image 2019-03-26 at 16.21.59 WhatsApp Image 2019-03-26 at 16.22.01

“Setiap saksi yang telah memberikan surat mandat akan diberikan 1 (satu) rangkap salinan DPT, DPTb dan DPK sesuai dengan formulirnya. hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kecurangan atau manipulasi data pemilih. Selain itu saksi juga dapat mendokumentasikan hasil C1 Plano dan diberikan rekap salinan c1 PPWP, DPR, DPD, DPRD ProvinsiWhatsApp Image 2019-03-26 at 16.19.33 dan DPRD Kabupaten/Kota”tambah Emex.

 

Banyak hal substansi yang dibahas dalam rakor ini. Sementara itu Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu Patimah Siregar menyampaikan bahwa Bawaslu telah berupaya semaksimal untuk melakukan upaya pencegahan terjadinya konflik pada saat pemungutan dan penghitungan di TPS diantaranya Pengawas TPS diberikan bimtek terkait pengawasan untuk melaporkan kejadian-kejadian di lapangan, menyampaikan surat pemberitahuan kepada peserta pemilu untuk menyerahkan nama saksi paling lambat 5 April 2019, memetakan wilayah TPS yang rawan konflik hingga proses dokumentasi form c1.