Home » BERITA KPU BENGKULU » LPSDK dan LPPDK Wajib Disampaikan oleh Peserta Pemilu 2019

LPSDK dan LPPDK Wajib Disampaikan oleh Peserta Pemilu 2019

DSC_0318 DSC_0320 DSC_0321 DSC_0340 DSC_0345

Setelah peserta Pemilihan Umum tahun 2019 baik parpol maupun perseorangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menyampaikan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) pada tanggal 23 September 2018 lalu, tahapan selanjutnya Peserta Pemilu 2019 akan menyampaikan  Laporan Sumbangan Penerimaan Dana Kampanye (LPSDK)  dan Laporan Penerimaan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) hal itu disampaikan oleh Komisioner KPU Provinsi Bengkulu, Eko Sugianto dalam acara Bimbingan Teknis Audit Laporan Dana Kampanye Peserta Pemilu tahun 2019 pada Rabu (5/12) di The Madeline2 Hotel Bengkulu.

Kegiatan itu diikuti oleh Liasoin Officer (LO) 16 Parpol tingkat Provinsi, 11 Perseorangan DPD dan 2 Tim Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden pemilu tahun 2019.  Dalam Kesempatan itu, Eko menyampaikan proses dan tahapan yang akan dilalui oleh peserta pemilu terhadap audit pelaporan dana kampanye LPSDK dan LPPDK yang wajib disampaikan, difasilitasi oleh KPU Provinsi dan diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).

DSC_0343 DSC_0346 DSC_0349 DSC_0355 DSC_0358 DSC_0360

“Penyampaian Pelaporan LPSDK dan LPPDK wajib disampaikan karena merupakan bentuk kepatuhan peserta pemilu terhadap tahapan pemilu, dan tidak ada masa perbaikan”Tegas Eko.

Dalam Kesempatan itu, penyampaian materi oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) melalui Eddy Suranta terkait permasalahan mekanisme pelaporan dan Audit Dana kampanye yang dilakukan oleh Akuntan Publik.