Home » BERITA KPU BENGKULU » Berita Acara Vertual 12 Parpol Diserahkan

Berita Acara Vertual 12 Parpol Diserahkan

DSC_0066

Berpedoman pada Surat Edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Nomor 99/PL.01.1-SD/03/KPU/I/2018 perihal Verifikasi Keanggotaan Partai Politik pasca Putusan Mahkamah Konstitusi. Surat Edaran tersebut dikeluarkan berkenaan dengan pelaksanaan ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2018 serta pelaksanaan Verifikasi Kepengurusan dan Keanggotaan Partai Politik.

Menindaklanjuti Surat Edaran tersebut KPU Provinsi Bengkulu telah melakukan verifikasi faktual kepengurusan selama 2 (dua) hari terhitung 28-29 Januari 2018. Pelaksanaan verifikasi dibagi menjadi 3 tim yang terdiri dari Komisioner KPU dan Kelompok Kerja . Pada Minggu (28/1) parpol yang menjalani verifikasi yaitu Golkar, PDI Perjuangan, Demokrat, Hanura, Nasdem dan Gerinda. Selanjutnya pada Senin (29/1) yaitu PKB, PKS, PKPI, PBB, PAN, dan PPP. Adapun hal yang diverifikasi tersebut domisili kantor, kepengurusan dan keterwakilan perempuan.

Hasilnya 12 parpol yang telah diverifikasi semuanya memenuhi syarat (MS). Selanjutnya agar hal tersebut jelas, pada Rabu (31/1) KPU Provinsi Bengkulu mengadakan penyampaian Berita Acara hasil verifikasi faktual kepengurusan di ruang RPP KPU. Penyampaian hasil tersebut tertuang dalam berita acara.

Berita acara tersebut diserahkan langsung oleh Ketua KPU, Irwan Saputra, S.Ag., MM didampingi anggota Eko Sugianto, Siti Baroroh, Zainan Sagiman dan Aries Munandar disaksikan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu. Dalam sambutannya Ketua KPU, Irwan mengatakan pada saat dilakukan verifikasi terhadap parpol ada beberapa hal yang dicocokkan antara data yang diupload ke sipol dengan data yang ada diperoleh di lapangan, seperti domisili kantor, kepengurusan dan keterwakilan perempuan.

“Ada beberapa hal yang kita cek dan cocokan diantaranya keberadaan domisili kantor sekretariat, data kepengurusan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Kartu Tanda Penduduk, serta keterwakilan perempuan” kata Irwan.

Irwan menambahkan, jika dalam verifikasi faktual masih terdapat kekurangan di beberapa partai seperti belum terpenuhi keterwakilan perempuan, perbedaan nama di KTA dan KTP, pengurus yang tidak dapat hadir pada saat verifikasi berlangsung.

“Dalam kekurangan hasil verifikasi tersebut kami memberikan waktu kepada parpol untuk melakukan perbaikan selama 2 (dua) hari, saya mengharapkan kerjasama dari parpol untuk melengkapi berkas yang masih kurang dan harus dilengkapi” ujar Irwan.

“Saya bersama tim mengucapkan terima kasih banyak kepada tim, Bawaslu dan parpol yang telah bekerjasama demi terlaksananya verifikasi faktual dan ke depannya kita harapkan agar kesalahan-kesalahan yang terjadi selama ini tidak terjadi kembali” tambah Irwan. *VR*