Audiensi PW Fatayat NU ke KPU Provinsi Bengkulu: Fokus Kawal Sosdiklih hingga Keterwakilan Perempuan
Bengkulu, Bengkulu.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu menerima kunjungan audiensi dari Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Bengkulu di Aula Demokrasi KPU Provinsi Bengkulu, Selasa (21/7/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi kelembagaan, khususnya dalam mengawal pendidikan politik dan kualitas demokrasi di Provinsi Bengkulu.
Kedatangan rombongan PW Fatayat NU yang dipimpin langsung oleh Ketua PW Fatayat NU Provinsi Bengkulu, Dr. Fatricia Syafri, M.Pd.I., disambut hangat oleh Plh. Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Dodi Hendra Supiarso, bersama Anggota KPU Provinsi Bengkulu, Alpin Samsen dan Sarjan Efendi. Turut mendampingi Sekretaris KPU Provinsi Bengkulu, Kemas Mohammad Ajir, serta jajaran Pejabat Fungsional dan Struktural Eselon III dan IV di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi Bengkulu.
Sinergi Strategis Pendidikan Politik dan Isu Krusial Demokrasi
Dalam sambutannya, Plh. Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Dodi Hendra Supiarso, mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif Fatayat NU untuk terus menjadi mitra strategis KPU, terutama dalam program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih). Beliau menyoroti rekam jejak kerja sama yang telah terjalin baik pada tahapan Pemilu dan Pilkada 2024 lalu.
"Fatayat NU memiliki struktur hingga akar rumput yang mampu menjangkau elemen-elemen krusial, mulai dari perempuan, keluarga, hingga kepemudaan. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut untuk memberikan pendidikan politik yang masif kepada masyarakat, khususnya dalam mengampanyekan gerakan tolak politik uang, edukasi bagi Gen-Z, serta penguatan keterwakilan perempuan minimal 30% dalam politik," ujar Dodi.
Sementara itu, Ketua PW Fatayat NU Provinsi Bengkulu, Dr. Fatricia Syafri, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus menginformasikan rencana Pelantikan Pengurus PW Fatayat NU Provinsi Bengkulu Masa Khidmat 2026–2031. Ia juga memaparkan berbagai program strategis organisasi yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, pengembangan pemuda, dan pengabdian masyarakat.
"Selain bersilaturahmi dan menyampaikan agenda pelantikan, kami hadir untuk memberikan masukan serta saran konstruktif terkait isu-isu kepemiluan. Fatayat NU siap bersinergi dalam menolak politik uang, mengoptimalkan sosialisasi bagi segmen Gen-Z, serta terus mendorong keterwakilan perempuan minimal 30% dalam pesta demokrasi," tegas Fatricia.
Edukasi Layanan Digital: Cek SIPOL dan DPT Online
Audiensi ini juga menjadi ajang diskusi interaktif terkait pemanfaatan teknologi informasi dalam kepemiluan. Anggota KPU Provinsi Bengkulu, Sarjan Efendi, menyoroti pentingnya peran Fatayat NU dalam membantu masyarakat mengawal hak politik mereka melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).
"Dengan kepengurusan yang aktif dan tersebar di 10 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, Fatayat NU adalah mitra yang sangat strategis. Kami mengajak Fatayat NU untuk turut mensosialisasikan kemudahan cek keanggotaan parpol via SIPOL. Jika ada warga yang namanya dicatut tanpa izin, mereka bisa langsung melapor secara mandiri melalui aplikasi tersebut atau datang ke kantor KPU terdekat," jelas Sarjan.
Senada dengan hal tersebut, Anggota KPU Provinsi Bengkulu, Alpin Samsen, menekankan krusialnya partisipasi masyarakat dalam memverifikasi data pemilih secara mandiri guna menjaga akurasi daftar pemilih.
"Masyarakat yang sudah memiliki hak pilih cukup mengecek status terdaftar mereka hanya dari genggaman melalui platform Cek DPT Online. Peran aktif PW Fatayat NU dalam mensosialisasikan fitur ini sangat kami harapkan demi memastikan tidak ada hak pilih masyarakat yang terlewat," tambah Alpin.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif serta tanya jawab mengenai berbagai isu strategis demokrasi, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran KPU Provinsi Bengkulu dan Pimpinan Wilayah Fatayat NU Provinsi Bengkulu. (humas kpu firman/foto: firman)