Bimtek Pengguna Aplikasi SILON Bagi Bakal Calon Perseorangan

Pada Kamis (26/12) Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu menggelar Bimbingan Teknis Pengguna Aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (SILON) bagi Bakal Calon Perseorangan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu Tahun 2020 di Ruang Audio Visual Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Provinsi Bengkulu.

Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh 2 (dua) bakal calon, yaitu David Suardi dan Ahmad Hijazi yang masing-masing mengutus petugas penghubung (LO) dan Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu Patimah Siregar dan stafnya.

DSC_0367 DSC_0370 DSC_0378 DSC_0384 DSC_0388 DSC_0391 DSC_0394 DSC_0396 DSC_0400 DSC_0403 DSC_0409 DSC_0420

Acara dibuka langsung oleh Anggota KPU Provinsi Bengkulu Emex Verzoni dan didampingi Anggota Eko Sugianto, Kabag Hukum Teknis dan Hupmas Oktan Huzaeiry dan Kasubbag Teknis dan Hupmas Angky Galaty. Dalam arahannya Emex Verzoni menyampaikan bahwa pelaksanaan bimbingan teknis perlu dilakukan karena pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu akan menggunakan aplikasi SILON terutama bagi bakal calon perseorangan.

“Kami akan menjelaskan tata cara penggunaan aplikasi SILON mulai dari pengiputan, pengisian dan sebagainya. Namun dengan ketentuan Bakal Pasangan Calon harus menyerahkan surat mandat kepada KPU Provinsi Bengkulu untuk mendapatkan username dan password bagi Operator, jika tidak ada surat mandat maka kami tidak dapat memberikan username dan password.” ujar Emex.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan penjelasan mengenai pengguna aplikasi SILON oleh Kassubag Teknis dan Hupmas Angky Galaty dan didampingi oleh Operator SILON Fitrian Ansyori.

“Penggunaan aplikasi SILON ini terdiri dari 2 jenis, yaitu Offline dan Online. Untuk offline ini yang kita gunakan untuk mengiput data dukungan sedangkan online untuk mengetahui jumlah dukungan yang telah diinput setelah disubmit oleh operator bakal pasangan calon. Namun bakal pasangan calon harus menyerahkan surat mandat kepada KPU Provinsi Bengkulu agar diberikan username dan password”jelas Angky

Selain itu, Angky juga menjelaskan cara kerja dan menu aplikasi SILON, apa yang harus dilakukan oleh operator SILON dan formulir Model B1-KWK Perseorangan, B1.1-KWK Perseorangan dan B2-KWK Perseorangan.

Terakhir Emex berharap agar LO ataupun operator untuk tetap membangun komunikasi dengan helpdesk KPU Provinsi Bengkulu jika terkendala terkait pencalonan dan SILON sedangkan Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu Patimah Siregar meminta kepada LO/Operator bakal pasangan calon untuk taat aturan dan tidak berganti-ganti agar memudahkan penyelenggara pemilu, yaitu KPU dan Bawaslu untuk berkoordinasi dan berkomunikasi sehingga proses pencalonan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

waktu pendaftaran sesuai dengan PKPU 18 Tahun 2019,