KPU Provinsi Sosialisasi Pemilu 2019 Ke Pemilih Milenial Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu pada Senin (8/4) melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat pada pemilihan umum tahun 2019 di Provinsi Bengkulu kepada Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Provinsi Bengkulu di Aula Kampus Universitas Muhamadiyah Bengkulu (UMB).

Kegiatan ini menghadirkan Anggota KPU Provinsi Bengkulu Siti Baroroh dan Kepala Bagian Hukum Teknis dan Hupmas (HTH) Provinsi Bengkulu Oktan Huzaeiry, serta DPP IMM Pusat Iqbal selaku narasumber / pemateri. Peserta berjumlah ± 200 orang yang berasal dari berbagai perwakilan fakultas UMB.

DSC_0255 DSC_0258 DSC_0261 DSC_0277 DSC_0283 DSC_0285 DSC_0290 DSC_0293

Acara dibuka langsung oleh Ketua DPD IMM Provinsi Bengkulu Kasrul Pardede. Dalam sambutannya ia menyampaikan agar mahasiswa selaku pemilih milenial untuk tidak mudah percaya dengan berita bohong (hoax), kepada harus menjaga persatuan dan kesatuan walaupun berbeda pilihan. Dengan harapan sosialisasi ini dapat meningkatkan partisipasi pemilih salah satunya jangan sampai golput dan menyampaikan hal yang positif terkait pemilu 2019 kepada masyarakat minimal keluarga.

Sementara itu, DPP IMM Pusat Iqbal menyampaikan fenomena sosial saat ini sangat mengerikan terutama berkaitan dengan pemilu serentak tahun 2019. Untuk itu perlu literasi yang jelas dan memahami agar informasi yang berkembang dapat diantisipasi dengan baik. Karena kita tahu bahwa informasi di level gresroot sangatlah rendah maka masyarakat diajak untuk menjadi rasional voter (pemilih yang rasional).

DSC_0294 DSC_0299 DSC_0300 DSC_0301 DSC_0312 DSC_0320 DSC_0336 DSC_0342 DSC_0344 DSC_0349 DSC_0354 DSC_0356 DSC_0360 DSC_0362 DSC_0364 DSC_0374

Anggota KPU Provinsi Bengkulu, Siti Baroroh dalam materinya menjelaskan mengenai definisi pemilu, asas pemilu, syarat menjadi pemilih, Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb)/pindah memilih dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

“KPU berkomitmen untuk menyelenggarakan pemilu 2019 dengan jujur dan adil, kemudian tetap menjaga integritas penyelenggara di tingkat Provinsi hingga tingkat bawah (KPPS). Selain itu, Proses pindah memilih diperpanjang hingga 10 April 2019 dengan 4 (empat) kriteria yaitu karena sakit tertimpa bencana alam, menjadi tahanan karena melakukan tindak pidana dan menjalankan tugas pada saat pemungutan suara”tambah Siti.

DSC_0377 DSC_0378 DSC_0393 DSC_0402 DSC_0407 DSC_0410 DSC_0414 DSC_0418 DSC_0422 DSC_0432 DSC_0447 DSC_0450 DSC_0452

Berbeda dengan Siti Baroroh, Kabag Hukum Teknis dan Hupmas KPU Provinsi Bengkulu Oktan Huzaeiry menjelaskan mengenai peserta pemilu dari pasangan calon presiden dan wakil presiden, parpol dan calon perseorangan anggota DPD, 5 (lima) jenis dan warna surat suara, abu-abu untuk Presiden, kuning untuk DPR, merah untuk DPD, Biru untuk DPRD Provinsi, hijau untuk DPRD Kabupaten/kota. Tata cara mencoblos dan bagaimana suara sah dan tidak sah.

“kami ingin memastikan bahwa adik-adik sudah terdaftar sebagai pemilih dan menggunakan hak pilihnya pada tanggal 17 April 2019 untuk datang ke TPS dari pukul 07.00 – 13.00 Wib, jangan golput karena suara anda menentukan nasib bangsa ini 5 (lima) tahun ke depan”tutup Oktan.