Rakor Penyerahan Iklan Kampanye Perseorangan Calon Anggota DPD Kepada Media

Setelah melakukan beberapa kali rapat koordinasi terkait iklan kampanye perseorangan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Daerah Pemilihan Provinsi Bengkulu melalui media massa, pada Jum’at (22/3) bertempat di Ruang Audio Visual RPP,¬† Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu melakukan rapat koordinasi bersama media baik cetak maupun elektronik Se-Provinsi Bengkulu dalam rangka penyerahan Iklan Kampanye yang akan tayang pada 24 Maret hingga 13 April 2019. Adapun media yang hadir dalam kegiatan itu adalah RB Koran, BE Koran, TVRI, RBTV, BETV, RRI, Jazirah, dan media daring/online.

DSC_0444 DSC_0446 DSC_0447 DSC_0449 DSC_0452

Acara dibuka langsung oleh Anggota KPU Provinsi Bengkulu Darlinsyah dan didampingi oleh Anggota KPU Emex Verzoni. Dalam arahannya Darlinsyah menyampaikan bahwa Iklan Kampanye Calon Anggota DPD RI telah dilakukan koreksi baik isi, konten, maupun durasi waktu sesuai dengan Surat KPU Nomor 581 terkait Petunjuk teknis Iklan kampanye melalui media. Media yang ditunjuk  oleh KPU Provinsi Bengkulu harus memenuhi kriteria sesuai dengan rekomendasi KPID Provinsi Bengkulu.

“Untuk media cetak ditunjuk adalah BE dan RB Koran, Media Elektronik TV adalah TVRI, RBTV dan BETV, Media Elektronik Radio adalah RRI, Jazirah, Dehasen, Unihaz, sedangkan Media Elektronik Daring atau online adalah seluruh media Daring yang terdaftar di Provinsi Bengkulu. Untuk jumlah Spot setiap media iklan kampanye berpedoman pada surat KPU Nomor 581. jumlah seluruh spot adalah 10 (sepuluh), jika KPU Provinsi hanya memfasilitasi 3 (tiga) spot maka 7 (tujuh) spot bisa digunakan secara mandiri oleh calon begitupun selanjutnya”tambah Darlinsyah.

DSC_0453 DSC_0455 DSC_0459 DSC_0464 DSC_0467

Sementara itu, lanjut Darlinsyah untuk iklan kampanye parpol tidak difasilitasi oleh KPU Provinsi namun dapat dilakukan secara mandiri dengan ketentuan sesuai dengan peraturan berlaku baik konten isi maupun durasi waktu. Parpol dapat menampilkan visi misi atau tekline, foto caleg maupun foto pengurus. Dengan catatan tidak boleh menampilkan konten yang berbau hoax, isu sara maupun money politik.