KPU PROVINSI MONITORING COKLIT SERENTAK 2018

DSC_0075

Pada Sabtu (20/1) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menggelar Mencocokan dan meneliti (Coklit) serentak se-Indonesia. Kegiatan ini juga dilaksanakan oleh Kab/kota di Provinsi Bengkulu. KPU Provinsi Bengkulu ikut memantau jalannya pelaksanaan Coklit di Kota Bengkulu.

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB, digelar di seluruh kecamatan, hadir dalam kegiatan tersebut komisioner KPU kota Bengkulu, Komisioner KPU Provinsi, Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP).

Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Teknis dan Hupmas KPU Provinsi Bengkulu, Oktan Huzaery,MH. Ikut memantau kegiatan coklit beberapa kecamatan, di Kecamatan Selebar hadir Komisioner, Zainan Zagiman, SH.,

Di Kecamatan Gading Cempaka, terlihat Ketua KPU Kota, Darliansyah dan Ketua KPU Provinsi, Irwan Saputra, S.Ag.,MM. Ketua KPU kota membuka secara resmi Coklit 2018, dalam sambutannya Darliansyah mengungkapkan kegiatan ini diharapkan PPDP dapat bekerja secara profesional dan maksimal guna mendapatkan data yang valid dan benar.

Sementara itu ditempat terpisah di Kecamatan Singaran Pati, acara dibuka secara resmi oleh komisioner KPU Provinsi, Aris Munandar, AP SP. M.Si. dalam arahannya, Aris mengatakan bahwa data hasil coklit ini nantinya menjadi dasar KPU Kota untuk melaksanakan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu 2018 dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

DSC_0104 DSC_0091

Selanjutnya, di Kecamatan Sungai Serut, acara dibuka oleh Komisioner Siti Baroroh,M.Si, dalam sambutan Siti menyampaikan coklit ini merupakan program KPU pusat yang harus dilaksanakan dengan baik, perlu ketelitian dan pemahaman yang tinggi bagi PPDP dalam mencocokkan data pemilih.

Di Kecamatan Muara Bangkahulu, dihadiri oleh Komisioner, Eko Sugianto. SP.,M.Si. Dalam sambutan Eko mengatakan bahwa kegiatan coklit ini baru pertama kali dilaksanakan di tahun 2018 dan sangat mengharapkan kepada PPDP untuk dapat melaksanakan tugasnya secara baik, sesuai dengan slogan KPU Melayani.

“Kegiatan coklit baru tahun 2018 pertama kali dilaksanakan, sesuai dengan slogan KPU melayani, maka servis KPU kepada Publik ada 2 (dua) hal yaitu pertama melayani pemilih dan kedua melayani peserta pemilu”

Eko menambahkan melayani pemilih merupakan tugas pokok, oleh karena itu gerakan coklit merupakan proses awal untuk menjamin bahwa KPU melayani pemilih secara benar dan melayani menggunakan hak pilihnya yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Coklit merupakan proses untuk menuju kesana, nanti logistik akan menghitung berapa jumlah surat suara akan dicetak berdasarkan data pemilih yang hari ini kita lakukan”sambung Eko.

Sebagai penutup, Eko mengucapkan terima kasih kepada PPDP atas dedikasi dan kerja keras dalam menyukseskan pemilu yang akan datang.*VR*